Harga Raskin Naik, Penyimpangan Masih Jalan

Harga Raskin Naik, Penyimpangan Masih Jalan

- detikFinance
Senin, 14 Jan 2008 14:14 WIB
Bandung - Tahun ini, 84 ribu lebih warga miskin di Bandung harus merogoh kocek lebih dalam lagi. Harga beras untuk rakyat miskin atau raskin kini naik mencapai 60% menjadi Rp 1.600 per kg.

Namun sayangnya kenaikan ini tidak dibarengi dengan jaminan tidak ada penyimpangan dalam pendistribusian.

Ketua Raskin Subdis Wilayah Kota Bandung Muchlis mengatakan harga raskin yang tahun lalu Rp 1000 per kg kini menjadi Rp 1600 per kg. Hal ini, kata Muchlis, merupakan keputusan pemerintah pusat.

"Kenaikan harga raskin ini dipengaruhi kenaikan gabah yang awalnya Rp 3.550 per kg menjadi Rp 4 ribu per kg. Selain itu, kondisi keuangan pusat juga terbatas," ujar Muchlis di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukencana, Senin (14/1/2008).

Untuk wilayah Bandung, kata dia, diberikan alokasi raskin sebanyak 8,4 juta kg lebih raskin untuk 84 ribu lebih KK. Masing-masing KK per bulannya diberikan raskin sebanyak 10 kg untuk 10 bulan.

"Tahun ini alokasi beras dengan penerima sesuai. Tidak seperti dengan tahun lalu yang hanya 90%," ujarnya.

Ketika ditanya adanya penyimpangan pendistribusian beras, Muchlis mengaku hal itu masih terjadi terutama pengurangan berat beras. Dia meminta warga yang mengalami hal itu, segera melakukan komplain ke kelurahan pada hari dia membeli beras raskin itu.

"Jangan ditunda-tunda, langsung komplain. Nanti beras yang kurangnya akan kita ganti," ujarnya yang menyatakan akan meningkatkan pengawasan pendistribusian raskin. Namun, Muchlis tidak merinci secara jelas pengawasan seperti apa yang dimaksud.

Ketika ditanya mengenai kualitas beras, Muchlis mengatakan meski harganya jauh di bawah harga pasaran, namun kualitas berasnya sama dengan medium.

"Kalau di pasaran harganya Rp 5 ribu per kg," katanya.

Menurutnya, jika kualitas beras yang diterima buruk, itu lebih disebabkan kepada proses penyimpanan beras di setiap rumah warga.


(ern/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads