Pasalnya, pedagang keliling seperti mie ayam dan gorengan tidak menjadi prioritas dibagikan tabung dan kompor gas gratis. Sementara minyak tanah sebagian sudah ditarik sehingga membuat UKM kesulitan mencari minyak tanah.
"Pedagang keliling itu sekarang beli minyak tanah Rp 6 ribu sampai Rp 9 ribu per liter. Itu pun harus antre. Padahal itu ujung tombak mata pencaharian rakyat kecil," Keluh Franciscus Welirang dalam perbincangannya dengan detikFinance, Jakarta, Selasa (22/1/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ibu rumah tangga tidak dapat minyak tanah, masih bisa pakai kayu bakar. Apalagi kenyataannya banyak ibu rumah tangga yang malahm enjual tabung dan kompor gas yang dibagikan karena takut meledak," ungkapnya.
"Saya nilai seluruh kebijakan pemerintah sekarang itu salah sasaran, bukan meringankan justru menjadi beban buat rakyat kecil," tambahnya. (arn/qom)











































