Produsen Biofuel Didorong Pakai Biji Jarak

Produsen Biofuel Didorong Pakai Biji Jarak

- detikFinance
Rabu, 30 Jan 2008 15:15 WIB
Jakarta - Departemen Perindustrian (Depperin) mendorong para produsen pembuat biofuel untuk mengalihkan bahan bakunya dari Crude Palm Oil (CPO) ke biji jarak. Pasalnya, harga biji jarak jauh lebih murah.

Selama ini bahan baku yang digunakan para produsen biofuel dalam negeri masih
banyak menggunakan CPO, sehingga banyak perusahaan biofuel yang kewalahan karena harga CPO yang terlampau tinggi.

Demikian disampaikan oleh Menteri Perindustrian Fahmi Idris disela-sela membuka
pameran produk industri dan teknologi yang mendukung pengolahan pangan,di plasa
pameran industri Departemen Perindustrian,Rabu (30/01/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Selama ini CPO bahan bakunya mahal, maka produknya akan mahal, tapi kalau mereka
pakai biji jarak maka itu lain lagi ceritanya," kata Fahmi.

Untuk itu menurutnya yang paling penting adalah harus ada pergantian bahan baku
sehingga bisa menekan harga dari produk mereka.

"Coba gunakan biji jarak, maka akan lebih murah. Itu yang selama ini dianjurkan,"
serunya.

Sebelumnya, sejumlah produsen biofuel dalam negeri yang berjumlah 17 menyatakan usahanya sudah terancam kolaps yang berjumlah 17 perusahaan. Bahkan ada beberapa yang sudah tutup karena melambungnya harga CPO.

(lih/arn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads