Selama ini bahan baku yang digunakan para produsen biofuel dalam negeri masih
banyak menggunakan CPO, sehingga banyak perusahaan biofuel yang kewalahan karena harga CPO yang terlampau tinggi.
Demikian disampaikan oleh Menteri Perindustrian Fahmi Idris disela-sela membuka
pameran produk industri dan teknologi yang mendukung pengolahan pangan,di plasa
pameran industri Departemen Perindustrian,Rabu (30/01/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
pakai biji jarak maka itu lain lagi ceritanya," kata Fahmi.
Untuk itu menurutnya yang paling penting adalah harus ada pergantian bahan baku
sehingga bisa menekan harga dari produk mereka.
"Coba gunakan biji jarak, maka akan lebih murah. Itu yang selama ini dianjurkan,"
serunya.
Sebelumnya, sejumlah produsen biofuel dalam negeri yang berjumlah 17 menyatakan usahanya sudah terancam kolaps yang berjumlah 17 perusahaan. Bahkan ada beberapa yang sudah tutup karena melambungnya harga CPO.
(lih/arn)











































