Ekspor Industri Alas Kaki Diprediksi Stagnan

Ekspor Industri Alas Kaki Diprediksi Stagnan

- detikFinance
Rabu, 30 Jan 2008 17:19 WIB
Jakarta - Ekspor Industri alas kaki Indonesia pada 2008 diperkirakan akan mengalami stagnan menyusul adanya ancaman resesi di dunia. Diperkirakan ekspor tahun ini akan hanya mencapai US$ 1,68 miliar atau hampir sama dengan tahun lalu.

Sehingga diperkirakan akan terjadi potensi pengurangan ekspor 5% hingga 10%. Untuk itu, Departemen perindustrian telah menyiapkan antisipasi agar ekspor alas kaki tidak terlalu terkena dampak yang siginifikan. Yaitu dengan melakukan pengurangan harga bahan baku alas kaki terutama untuk jenis sepatu sport impor kepada prinsipal asing.

Demikian disampaikan oleh Direktur Industri Aneka Direktorat Jenderal Industri Logam, Mesin, Tekstil dan Aneka Depperin Nugraha Sukmawijaya, di Gedung Depperin, Rabu (30/01/2008).

"Dengan cost reduction yaitu kuantitas impor bahan baku akan dikurangi, lalu akan digantikan akan bahan baku lokal. Jumlahnya dikurangi maka otomatis harga akan berkurang," ujarnya.

Menurutnya, dengan cara seperti itu jumlah ekspor industri alas kaki dalam negeri bisa tertolong. Mengingat target yang semula pada tahun ini ditargetkan mencapai US$ 1,9 miliar akan sangat berat bila tidak diantisipasi.

Selain itu juga ia optimis kalau tren konsumsi masyarakat Amerika tidak akan berubah banyak, walaupun Amerika terancam terkena resesi.

"Selera konsumsi masyarakat Amerika tidak mudah berubah," katanya. Sehingga menurutnya kalaupun terjadi resesi dampaknya tidak terlalu besar."Tahun ini bisa sama dengan tahun lalu saya kira sudah bagus," imbuhnya.

Β  (hen/arn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads