Selain itu, OPEC memrediksi cadangan minyak mentah negara-negara anggotanya akan meningkat pada semester I-2008.
Keputusan itu diambil dalam pertemuan OPEC yang berlangsung di Wina, Austria, seperti dikutip dari AFP, Jumat (1/2/2008).
"Dengan melihat situasi terkini dan juga dengan proyeksi melemahnya pertumbuhan ekonomi, konferensi kali ini sepakat bahwa produksi OPEC masih cukup untuk memenuhi permintaan pada kuartal I-2008," demikian pernyataan dari OPEC.
Namun demikian, OPEC berjanji akan terus melihat perkembangan ekonomi dunia untuk dijadikan masukan dalam pertemuan selanjutnya pada 5 Maret 2008.
OPEC yang menguasai 40% produksi minyak dunia saat ini mencatat angka produksi sebanyak 29,67 juta barel.
Harga minyak sempat mengamuk menembus US$ 100 per barel pada awal tahun 2008. Namun seiring kekhawatiran pelemahan ekonomi AS yang akan mengurangi permintaan minyak, harga pun terus turun.
Pada perdagangan kemarin, kontrak utama New York untuk minyak jenis light pengiriman Maret turun 4 sen menjadi US$ 91,71 per barel. Harga minyak beberapa bahkan sempat turun di bawah US$ 90 per barel saat pasar finansial dunia diguncang kabar resesi AS.
Pjs Menteri Perminyakan Kuwait, Mohammer Al-Aleem mengatakan, OPEC sedikit khawatir tentang dampak pelemahan ekonomi ataupun resesi AS.
"Harga, untuk beberapa waktu sedikit turun. Dalam tiga pekan, turunnya sampai US$ 10 per barel. Kami harus melihat, kenapa dan apa masalahnya serta apa yang akan terjadi selanjutnya," ujarnya.
(qom/qom)










































