Demikian disampaikan dalam paparan hasil survei HSBC di Bauma Restaurant, Wisma Metropolitan II, Jl. Jend Sudirman, Jakarta, Selasa (5/2/2008). Survei dilakukan HSBC terhadap 2.736 UKM di 9 negara Asia-Pasifik.
Menurut Head Commercial Banking HSBC Indonesia, Khuresh Faizullabhay, perlambatan ekonomi dunia, akan mendorong negara-negara emerging market mengalihkan pasarnya.
"Berdasarkan survei, banyak yang berencana mengalihkan perdagangannya ke China, termasuk Indonesia. Kira-kira 51% UKM di Indonesia menyatakan akan menambah porsi perdagangannya ke China. Sementara di Asia secara keseluruhan hampir 49% UKM di Asia akan meningkatkan perdagangannya ke China," ujarnya.
Sementara, hasil survei terhadap UKM di China menunjukkan bahwa 88% akan melakukan ekspansi. Hasil survei juga mengatakan bahwa 52% UKM di China akan menambah jumlah porsi perdagangannya ke Asia.
"Dengan demikian, perlambatan ekonomi dunia akan mendorong terjadinya peningkatan perdagangan negara-negara Asia ke China, dan China pun akan meningkatkan ekspansinya ke negara-negara di Asia," ujar Khuresh.
(dnl/qom)











































