Pemadaman Listrik Masih Mengintai

Pemadaman Listrik Masih Mengintai

- detikFinance
Kamis, 21 Feb 2008 17:30 WIB
Jakarta - Meski beberapa pasokan bahan bakar pembangkit sudah mulai masuk, PLN tak bisa sepenuhnya menjamin tidak ada pemadaman lagi besok.
 
Hal tersebut diungkapkan Direktur Transmisi dan Distribusi merangkap Pejabat Harian Dirut PLN Herman Darnel Ibrahim  dalam jumpa pers di gedung Departemen ESDM, Jakarta, Kamis (21/2/2008).
 
"Kita sudah menyiapkan pembangkit untuk mulai beroperasi. Semoga pembangkit bisa start operasi lagi. Dari sisi pembangkit daya cukup, tapi bisa saja terjadi pemadaman jika ada gangguan lain," katanya.
 
Estimasi PLN berdasarkan kondisi Rabu kemarin (20/2/2008), diperkirakan hari ini terjadi defisit sebesar 1.000 MW. Dengan adanya penghematan dari industri (430 MW) dan rumah tangga (300 MW), maka pemadaman bisa berkurang.
 
Sementara untuk estimasi besok, diperkirakan masih akan defisit 653 MW. Dengan adanya penghematan pelanggan, pemadaman kemungkinan tinggal 47 MW. Sementara untuk Sabtu dan Minggu kondisi akan lebih baik karena banyak industri yang libur.
 
"Kita hanya bisa memperkirakan, dalam beberapa hari kedepan, dengan masuknya pasokan batubara yang sekarang masih menunggu cuaca membaik, maka bisa segera normal," kata Kepala Humas PLN Ario Subijoko.
 
Kritisnya kondisi sistem listrik di Jawa Bali disebabkan terganggunya beberapa pembangkit besar.
 
  • PLTU Tanjung Jati yang berkapasitas 1320 MW hanya mampu 250 MW,
  • PLTU Paiton yang berkapasitas 800 MW hanya mampu 500 MW,
  • PLTU Cilacap yang berkapasitas 600 MW hanya mampu 160 MW,
  • PLTG Muara Tawar yang berkapasitas 840 MW hanya mampu 140 MW,
  • PLTGU Muara Karang yang berkapasitas 500 MW hanya mampu 147 MW,
  • PLTU Muara Karang yang berkapasitas 567 MW hanya mampu 305 MW.
 
"Total penurunan dayanya mencapai 3.175 MW," kata Herman.

(lih/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads