Sambut Program 10.000 MW, PTBA Siapkan 50 Juta Ton Batubara

Sambut Program 10.000 MW, PTBA Siapkan 50 Juta Ton Batubara

- detikFinance
Kamis, 28 Feb 2008 14:17 WIB
Jakarta - PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA), menyiapkan produksi batubara 50 juta ton per tahun, dalam rangka berpartisipasi di program 10 ribu megawatt yang dicanangkan pemerintah.

"Untuk program 10 ribu megawatt pemerintah, kita optimistis mampu produksi 50 juta ton batubara per tahun dalam rangka memenuhi kebutuhan pasokan energinya," ujar Direktur Utama PTBA, Sukrisno, usai jumpa pers di hotel JW Mariott, Mega Kuningan, Jakarta, Kamis (28/2/2008).

Untuk mewujudkan hal tersebut, Sukrisno mengatakan PTBA saat ini dalam tahap awal kerjasama dengan beberapa pihak, untuk mencapai produksi 50 juta ton di 2015.

"Fokusnya membangun prasarana dan sarana untuk meningkatkan kapasitas produksi, alat angkut, dan pelabuhan," ujar Sukrisno.

Berbagai kerjasama tersebut antara lain PTBA akan melakukan kerjasama dengan PT Kereta Api, untuk meningkatkan kapasitas angkut batubara di jalur Tanjung Enim-Lampung dan Tanjung Enim-Palembang.

"Total nilai investasi dengan PT KA sekitar US$ 734 juta atau kira-kira Rp 7 triliun. Dengan kerjasama ini diharapkan daya angkut di jalur ini bisa meningkat hingga 20 juta ton. Saat ini di kedua jalur ini baru sekitar 8-10 juta ton," ungkap Sukrisno.

Selanjutnya, PTBA akan melakukan kerjasama dengan China Railway Engineering dan PT Trans Pacific, untuk membangun jalur kereta khusus angkut batubara dari Tanjung Enim-Lampung sepanjang 308 km.

"Nilai investasinya sebesar US$ 1 miliar, atau sekitar Rp 10 triliun. Daya angkut jalur ini sekitar 20 juta ton," ungkap Sukrisno.

Dua kerjasama ini ditargetkan selesai sekitar tahun 2011-2012. Namun, pembahasan kerjasama ini masih menunggu keputusan dalam RUPSLB yang akan dilakukan April mendatang.

"Dua proyek itu baru 40 juta ton. 10 juta ton lagi adalah kerjasama dengan PLTU Bangku Tengah. Namun masih dalam pembicaraan, jadi belum dapat kita informasikan lebih lanjut," ujar Sukrisno.

Melalui tiga kerjasama ini, PTBA optimistis mampu produksi 50 juta ton batubara per tahun di 2015.

"Komposisinya nanti tetap 70% untuk kebutuhan dalam negeri dan 30% ekspor," ujar Sukrisno. (dro/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads