Dolar AS Jatuh, Harga Minyak Terus Merayap

Dolar AS Jatuh, Harga Minyak Terus Merayap

- detikFinance
Jumat, 29 Feb 2008 09:11 WIB
New York - Pelemahan dolar terhadap euro membuat harga minyak juga menembus rekor tertinggi di New York. Untuk kontrak pengiriman bulan April ditutup naik US$ 2,95 menjadi US$ 102,59 per barel.

Sementara di London untuk pengiriman bulan yang sama harga minyak ditutup 100,90 dolar per barel. Demikian seperti dikutip AFP, Jumat (29/2/2008).

Kenaikan harga minyak dipicu oleh pelemahan dolar terhadap mata uang lainnya. Euro pada perdagangan Kamis menembus rekor pada 1,52 dolar AS.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tak pelak lagi, kenaikan harga minyak ini memicu inflasi di AS yang notabene merupakan penyedot energi terbesar di dunia. Jika inflasi di AS meningkat maka The Fed diperkirakan akan kembali menurunkan suku bunganya.

Data dari Departemen Perdagangan AS melemah 0,6 persen pada triwulan IV-2007. Hal ini menunjukkan memang ada perlambatan dalam ekonomi AS.

Biasanya perlambatan ekonomi akan menurunkan harga minyak karena permintaan terhadap minyak menurun. Namun karena dolar terus melemah terhadap mata uang lain, harga minyak akhirnya terkerek naik.
(ddn/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads