Hal tersebut disampaikan Menko Perekonomian Boediono usai sidang pleno bulanan bersama 9 menteri bidang perekonomian di Kantor Departemen Perdagangan, Jalan Ridwan Rais, Jakarta, Jumat (29/2/2008).
"Karena itu perlu sinkronisasi dari berbagai sektor dengan departemen-departemen yang ada untuk pengembangan industri kreatif ini," ujarnya.
Menneg Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal Lukman Edy mengatakan, pada tahun 2008 pemerintah fokus menyelesaikan ketertinggalan dari 30-33 kabupaten melalui program ini.
"2008-2009 untuk penerapan program pemberdayaan industri kreatif ini kita harus lebih meningkatkan kerjasama lintas sektoral ke pemda untuk meningkatkan beberapa kriteria seperti beberapa infrastruktur industri," urainya.
Sementara Mendag Mari Pangestu menambahkan, koordinasi antar departemen diperlukan agar hasil program ini menjadi optimal.
"Intinya, bagaimana mengembangkan industri yang munculnya dari ide menghasilkan nilai tambah dalam perekonomian karena potensi kita besar pada industri kreatif ini," pungkas Mendag. (qom/ir)











































