Hal tersebut disampaikan oleh Deputi Bidang Statistik, Distribusi dan Jasa BPS Ali Rosidi dalam jumpa pers di kantornya, Jalan DR Sutomo, Jakarta, Senin (3/3/2008).
Jumlah penumpang kereta api bulan Januari 2008 mencapai 15,03 juta orang, yang berarti turun 0,38 persen dibanding bulan Desember 2007.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penurunan jumlah penumpang terjadi di wilayah Jawa Jabodetabek dan Jawa Non-Jabodetabek masing-masing sebesar 0,27 persen dan 0,86 persen. Sebaliknya, jumlah penumpang di Sumatera mengalami kenaikan sebesar 3,77 persen.
Untuk penumpang pesawat, pada bulan Januari 2008 mencapai 2,88 juta orang atau turun 4,98 persen dibanding bulan sebelumnya.
Penurunan jumlah penumpang terjadi di semua bandara yang diamati, kecuali Polonia-Medan dan Juanda-Surabaya masing-masing 17,75 persen dan 1,20 persen.
Bandara Hasanuddin-Makasar jumlah penumpang turun 26,52 persen, Soekarno-Hatta Jakarta turun 8,76 persen, dan Ngurah Rai-Bali turun 5,77 persen.
Bandara Soekarno-Hatta merupakan bandara terbesar untuk penumpang domestik mencapai 1,03 juta orang atau 35,90 persen dari total penumpang domestik, diikuti Juanda-Surabaya 328,4 ribu orang atau 11,40 persen.
Penurunan yang lebih besar justru terasa untuk penumpang tujuan luar negeri (internasional) yang mengalami penurunan sebesar 17,09 persen menjadi 534 ribu orang.
Untuk moda angkutan laut, jumlah penumpang angkutan laut dalam negeri bulan Januari 2008 tercatat sebesar 501,81 ribu orang atau naik 5,48 persen dibanding bulan Desember 2007. Sebaliknya, jumlah barang yang diangkut turun 5,20 persen menjadi 14,32 juta ton.
(ddn/ir)










































