Program Stabilisasi Pangan Efektif Tekan Inflasi

Program Stabilisasi Pangan Efektif Tekan Inflasi

- detikFinance
Senin, 03 Mar 2008 16:28 WIB
Jakarta - Program stabilitas harga komoditas pangan yang dilakukan pemerintah untuk menekan kenaikkan harga ternyata efektif untuk menekan laju inflasi. Hal ini terlihat dari komponen yang diatur pemerintah memberikan sumbangan deflasi 0,12 persen.
 
Demikian disampaikan oleh Deputi Bidang Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS) Ali Rosidi dalam jumpa pers di Kantor BPS, Jakarta, Senin (3/3/2008).
 
"Ada 3 unsur yang pengaruhi inflasi salah satunya inflasi inti, ternyata inflasi dari komponen inti itu paling tinggi sumbangannya yaitu 60 persen, padahal komponen inti berasal dari komoditas yang tidak dikontrol pemerintah misalnya harga-harga bahan makanan," jelas Ali.

Sementara komoditas yang harganya diatur pemerintah ternyata deflasi 0,12 persen, seperti minyak tanah yang tadinya naik tinggi sekarang turun. Ali mengatakan kebijakan stabilitas pangan cukup bagus dalam menekan inflasi.

"Tapi dari sisi moneter kita tidak tahu terutama inflasi dari luar. seperti penurunan berbagai macam tarif fiskal, pemicu inflasi dari hasil produk pertanian, ini yang sumbang cukup signifikan," ujarnya.
 
Dia juga mengakui dengan inflasi year to date yang sudah sebesar 2,44 persen dan year on year 7,4 persen, cukup sulit untuk mencapai target inflasi 6,5 persen di 2008.

"Kalau dilihat dengan target pemerintah ini (2,44 persen) tentu tinggi, dan memang ini perlu upaya-upaya," ujarnya.

(dnl/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads