Demikian disampaikan Kabag Humas UP IV Pertamina Cilacap Daryono ketika dihubungi detikfinance, Senin (10/3/2008).
"Kebakarannya tidak besar, hanya sekitar 8 menit. Kerugiannya paling hanya ngecat
saja," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Korban Tewas Bertambah
Meski kebakaran tidak besar, kejadian ini mengakibatkan tiga orang meninggal. Satu
orang meninggal di tempat, satu orang dalam perjalanan ke RSPP Jakarta pukul 13.15
WIB Minggu kemarin, dan satu lagi menyusul begitu sampai di RSPP pukul 22.05 WIB Minggu semalam.
Korban yang tewas dalam perjalanan ke RSPP kemarin mengalami luka bakar 100%. Sementara korban yang baru meninggal semalam mengalami luka bakar 80%.
Daryono menambahkan, pada saat hendak melakukan perbaikan, sebenarnya bagian yang akan diperbaiki sudah terputus dengan bagian lain. Sehingga tidak terjadi perembetan.
Namun diduga masih ada minyak dan gas yang terperangkap. Hingga kini kepolisian masih menginvestigasi asal muasal api yang memicu kebakaran tersebut.
"Mungkin ada minyak dan gas yang terperangkap. Sekarang apa yang memicu sampai adanya api sedang diinvestigasi, sumbernya dari mana. Wewenang penuh ada di polres," katanya.
Ia juga menegaskan pihaknya tidak menelepon kepolisian karena ada pengamanan objek vital sendiri. Pemadam kebakaran pun tidak ditelepon karena penanganan cukup menggunakan alat pemadam api ringan (tabung). (lih/ir)











































