Harga Komoditas Pangan Mulai Turun

Harga Komoditas Pangan Mulai Turun

- detikFinance
Selasa, 18 Mar 2008 13:31 WIB
Jakarta - Pemerintah mencatat penurunan harga komoditas dunia dalam dua hari terakhir. Pemerintah melihat kini ada tren penurunan harga komoditas pangan dunia.

Faktor penurunan harga tersebut pertama, dari sisi analisa teknis dan kedua analisa fundamental.   

Demikian dikatakan oleh Deputi Menko Perekonomian Bayu Krisnamurthi dalam jumpa pers di gedung depkeu, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Selasa (18/3/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penurunan harga secara analisa teknis karena adanya shock di pasar finansial yang akhirnya beralih dari pasar saham ke bursa komoditas.

Sedangkan penurunan secara fudamental ada tiga faktor yakni, pertama adanyaa tren panen dunia terutama di negara-negara Asia dan Amerika latin.

"Fenomena panen juga memberikan sinyal pada pasar, bahkan FAO telah memperhitungkan untuk tahun 2008 pasar dunia cukup dan masih ada pertumbuhan," kata Bayu.

Kedua masalah demand yang saat ini tren permintaan pasar berkurang karena harga tinggi terutama dari negara-negara besar. Ketiga, suplai yang sekarang ini banyak karena kebijakan-kebijakan dari beberapa negara untuk meningkatkan produksinya yang berlaku juga di Indonesia.

"Mereka menilai menyimpan stok terlalu banyak dianggap tidak terlalu menguntungkan," kata Bayu.

Harga komoditas pangan hingga Senin malam (17/3/2008) tercatat untuk kedelai turun 3,8%, gandum turun 5,3%, CPO turun 2,4%, gula turun 11,9%, dan jagung turun 3,3%.

Sejumlah negara juga telah melakukan kenaikan pungutan ekspor menghadapi tekanan harga pangan dunia.  

"Seperti China, Argentina yang menetapkan pungutan ekspor cukup besar. Di Argentina itu pungutan ekspor mencapai 40%," ujarnya.

(ir/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads