Peringatan itu dikeluarkan oleh CEO Nestle Peter Brabeck-Letmathe dalam wawancara dengan harian Swiss NZZ am Sonntag seperti dikutip AFP, Senin (24/3/2008).
"Jika kita menggunakan biofuel untuk memenuhi 20 persen permintaan minyak maka tidak ada lagi yang tersisa untuk kita makan," ujarnya.
Dia menolak keras langkah beberapa pemerintah di dunia yang memberikan subsidi bagi produksi biofuel. "Ini secara moral sangat tidak bisa diterima dan tidak bisa dipertanggungjawabkan," ujarnya.
Kekhawatiran akan kekurangan pangan yang semakin serius juga pernah dilontarkan oleh ahli PBB di bidang makanan Jean Ziegler.
Dalam sidang umum PBB beberapa waktu lalu, Ziegler meminta adanya inisiatif pemberhentian atau moratorium proyek biofuel selama 5 tahun untuk mengatasi kekurangan cadangan pangan.
Namun pendapat Ziegler ini tidak disepakati oleh negara-negara yang aktif dalam pengembangan biofuel seperti Brazil dan Kolombia.
(ddn/ir)










































