Tarif Multiguna Listrik Diuji di 5 Daerah Mulai April

Tarif Multiguna Listrik Diuji di 5 Daerah Mulai April

- detikFinance
Selasa, 25 Mar 2008 18:49 WIB
Jakarta - Pemerintah akhirnya memodifikasi program insentif dan disinsentif menjadi tarif non subsidi yang biasa disebut tarif multiguna.

Tarif ini akan dikenakan pada pelanggan dengan batas daya minimal 6.600 VA dan keatasnya. Sebagai sosialisasi, pelanggan R3 (rumah tangga mewah) akan diujicoba pada pemakaian April yang ditagihkan Mei 2008.

Selama masa sosialisasi, program ini baru akan dicoba di 5 wilayah yakni Riau, Jawa Barat, Kalimantan Timur, Bangka Belitung, dan Jakarta-Tangerang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro dalam jumpa persnya menjelaskan, hasil sosialisasi ini nantinya akan dievaluasi bersama dengan Komisi VII DPR.

Dan jika memungkinkan, program tersebut akan diperluas untuk golongan lain yang juga berdaya 6.600 VA baik golongan bisnis (B) maupun pemerintah (P).

"Kita lihat di R3 dulu, lalu ke pelanggan B dan P. Karena di B dan P juga ada yang selevel 6.600 VA. Tapi yang penting kita sosialisasi dulu," katanya di Departemen ESDM, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa (2/3/2008).

Jadi, dengan program ini, pelanggan dengan daya 6.600 VA disarankan menghemat pemakaian listriknya sampai batasan yang ditentukan.

Batasannya adalah 80% dari rata-rata nasional pemakaian tahun lalu. Jadi kalau pemakaiannya bisa ditekan sampai batasan itu, pelanggan 6.600 VA masih bisa mendapat tarif subsidi. Tapi kalau melebihi batasan itu, sisanya pelanggan harus bayar dengan tarif non subsidi.

"Kita coba dengan yang mampu dulu. Karena selama ini mereka juga ikut menikmati tarif subsidi," jelas Purnomo.

Tarif subsidi selama ini adalah Rp 560/kWh dan tarif non subsidinya adalah Rp 1.380/kWh.

Program juga akan dikenakan untuk pelanggan berdaya di atas 6.600 VA. Tapi angka batasan pemakaian listrik subsidinya akan berbeda.

Total jumlah pelanggan dengan daya 6.600 VA ke atas mencapai 610.000 pelanggan. Sebanyak 81.000 diantaranya adalah pelanggan rumah tangga (R3).
(lih/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads