"Ini karena evolusi industri," kata Direktur Utama PT Semen Padang, E Irzal kepada wartawan di Wisma Indarung Padang, Sumatera Barat, Kamis (27/3/2008).
Selain karena kondisi pabrik yang sudah tua dan tidak layak, pembangunan museum ini juga untuk digunakan para pelajar dan mahasiswa sebagai studi proses pembangunan semen.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk dana yang digelontorkan untuk pembangunan museum yang berada di dalam komplek perusahaan, PT Semen Padang menyiapkan dana sebesar Rp 10 miliar.
"Total dana sebesar Rp 10 miliar untuk tahap pertama. Dana pertama yang dikeluarkan pertama ini sebesar Rp 2 miliar dulu," ungkap Irzal.
Irzal menambahkan, pembangunan museum pabrik semen yang berada di atas ketinggian 200 meter dari atas permuakaan laut diharapkan selesai pada akhir tahun 2009.
Untuk museum ini nantinya, selain masih memperlihatkan bangunan pabrik yang asli juga akan dilengkapi dengan miniatur pabrik untuk mengetahui proses pembuatan semen.
Perlu diketahui, pabrik Semen Padang berada di Desa Indarung Kecamatan Lubuk Kilangan yang berada di atas ketinggian 200 meter di atas permukaan laut. Dengan luas tambang kapur 260 hektar.
Selain dipenuhi berbagai tanaman untuk menyaring polusi, di dalam area pabrik ini juga terdapat area padang gol yang memiliki 11 hole.
(fat/ddn)











































