Dirjen Migas Luluk Sumiarso dalam jumpa persnya mengungkapkan, produksi minyak dari ribuan sumur tua itu menjadi ekonomis dengan harga minyak saat ini.
"Hasil produksi minyak sumur tua ini cukup baik dengan harga sekarang ini," katanya di Plaza Centris, Kuningan, Jakarta, Jumat (4/4/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Belasan ribu sumur itu tersebar di Sumatera Bagian Utara 2.392 sumur, di Sumatera Bagian Tengah 1.633 sumur, di Sumatera Bagian Selatan 3.623 sumur, di Kalimantan Selatan 100 sumur, di Kalimantan Timur 3.143 sumur, di Jawa Tengah-Tumur-Madura 2.496 sumur, di Seram 229 sumur dan di Papua 208 sumur.
Pengaktifan kembali sumur-sumur tua sebenarnya sudah dilakukan di wilayah kerja PT Pertamina EP di Bojonegoro, Cepu dengan produksi sekitar 200-300 barel per hari.
Pemerintah pun sudah mengeluarkan Peraturan Menteri ESDM No 1 Tahun 2008 tentang Pedoman Pengusahaan Pertambangan Minyak Bumi pada Sumur Tua.
Dalam Permen ini, yang termasuk sumur tua adalah sumur yang telah dibor dan produksikan sebelum 31 Desember 1970, namun kini tidak diusahakan lagi oleh kontraktor kontrak kerja sama (KKKS). (lih/ir)











































