Perpres KPIN Menanti Tanda Tangan Presiden

Perpres KPIN Menanti Tanda Tangan Presiden

- detikFinance
Jumat, 04 Apr 2008 18:37 WIB
Jakarta - Perpres mengenai Kebijakan Pembangunan Industri Nasional (KPIN) sudah rampung dan hanya tinggal menunggu tanda tangan Presiden SBY.
 
Hal ini disampaikan oleh Menteri Perindustrian Fahmi Idris disela-sela palantikan pejabat eselon II, di gedung Depperin, Jumat (4/4/2008).
 
"Wah itu tinggal ditanda tangani saja, saya sudah dapat laporan dari Pak Lambok sudah selesai, saya dengan pak Boediono sudah tanda tangan," ungkapnya.
 
Ditanya kapan ditandatangani Presiden, justru fahmi memperkirakan kemungkinan itu sudah diteken presiden. "Oleh presiden rasanya sudah, tapi itukan perasaan saya," ungkapnya.
 
Untuk itu, lanjut Fahmi, langkah pertama yang akan dilakukan oleh pemerintah adalah melakukan koordinasi dan konsolidasi.

"Terutama itu, karena kita harus menyesuaikan dengan perkembangan global seperti harga minyak dan lainnya," kata pria berkacamata ini.
 
KPIN adalah program pembangunan jangka panjang yang melibatkan lintas departemen untuk memperkuat sektor industri dalam negeri, termasuk di dalamnya diatur mengenai pasokan energi terhadap industri dalam negeri. (hen/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads