Jepang Pangkas 15% Utang ODA

Jepang Pangkas 15% Utang ODA

- detikFinance
Sabtu, 19 Apr 2008 13:23 WIB
Jepang Pangkas 15% Utang ODA
Jakarta - Pemerintah Jepang akan mengurangi jumlah utang untuk proyek-proyek konstruksi di negara-negara berkembang hingga 15% dalam 5 tahun kedepan.

Hal tersebut diungkapkan olehpejabat Departemen Luar Negeri Jepang seperti dikutip dari AFP, Sabtu (19/4/2008).

Jepang selama ini memberikan bantuan proyek dengan bunga rendah sejalan dengan kebijakan luar negerinya. Jepang selanjutnya akan menyesuaikan bantuan proyek itu dengan mengurangi biaya dan memperbaiki kontennya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pinjaman yang diberikan Jepang dalam beberapa tahun terakhir memang terus menurun. Hal itu dilakukan karena pemerintah Jepang kini sedang menghadapi besarnya defisit fiskal akibat serangkaian paket stimulus fiskal yang diberikan setelah resesi di era 1990-an.

Jepang kini turun peringkat ke posisi kelima dari daftar negara donor Organisation of Economic Cooperation and Development (OECD), setelah jumlah bantuan proyeknya turun hingga 30%. Sebelumnya Jepang berada di posisi ketiga.

Parlemen Jepang pun mengeluarkan keprihatinan soal turunnya porsi utang lunak atau Official Development Assistance (ODA). Pemotongan bantuan ODA itu dinilai bisa merusak kepentingan nasional Jepang.

Indonesia termasuk salah satu negara yang paling banyak mendapatkan pinjaman lunak dari Jepang itu.
  (qom/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads