"Nggak, asumsi-asumsi kita masih tetap. Kan kenaikan terakhir ini karena masalah ad hoc yang pipa di Nigeria. Jadi masih aman asumsi kita," kata Paskah di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (21/4/2008).
Pada perdagangan di Singapura pagi ini, kontrak utama New York untuk minyak jenis light sweet pengiriman Mei hanya turun 9 sen menjadi US$ 116,60 per barel. Sementara minyak jenis Brent pengiriman Juni hanya turun 5 sen menjadi US$ 113,87 per barel.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara rata-rata harga ICP untuk Januari-Maret 2008 tercatat sudah mencapai US$ 103,1 per barel. ICP itu berarti melampaui asumsi APBNP 2008 yang sebesar US$ 95 per barel. Akibatnya, subsidi BBM pun diperkirakan semakin membengkak. (qom/ddn)











































