PLN Teken 2 Kontrak PLTU Senilai Rp 2,28 Triliun

PLN Teken 2 Kontrak PLTU Senilai Rp 2,28 Triliun

- detikFinance
Jumat, 25 Apr 2008 10:25 WIB
PLN Teken 2 Kontrak PLTU Senilai Rp 2,28 Triliun
Jakarta - PLN menandatangani kontrak pembangunan 2 PLTU senilai Rp 2,28 triliun dan US$ 641 juta. Kedua PLTU itu adalah PLTU 3 Tanjung Awar-Awar Jatim (2x350 MW) dan PLTU NAD (2x112 MW).
 
Pembangunan PLTU akan dilakukan oleh PT Sinohydro Corporation untuk PLTU NAD dan konsorsium Sinomach- CNEEC- Penta untuk PLTU Tanjung Awar-awar.
 
"PLTU Tanjung Awar-awar akan memperkuat jaringan sistem Jawa Bali, sementara PLTU NAD akan memnuhi kebutuhan listrik di Aceh," kata Dirut PLN Fahmi Mochtar dalam sambutan di acara penandatanganan di Kantor Pusat PLN, Jakarta, Jumat (25/4/2008).
 
Rincian nilai kontrak untuk PLTU NAD adalah Rp 795 miliar dan US$ 161 juta, sementara PLTU Tanjung Awar-awar Rp 1,49 triliun dan US$ 480 juta.
 
Pendanaan untuk kedua proyek tersebut, seperti biasa, 15% nya akan didanai oleh PLN melalui global bond dan kredit ekspor. Sementara 85% sisanya dari kredit komersial.
 
Pembangunan PLTU NAD rencananya memakan waktu 24 bulan sementara PLTU Tanjung awar-awar butuh 30 bulan.
 
Karena memakai LRC (low rank coal) atau batubara berkalori rendah, maka bisa menghemat penggunaan BBM. Untuk PLTU Tanjung awar-awar jika beroperasi pada 2010 maka bisa menghemat Rp 7,4 triliun per tahun. Sementara PLTU NAD yang akan beroperasi akhir 2010 bisa menghemat biaya BBM Rp 3,6 triliun.
 
"Jadi totalnya bisa menghemat biaya pemakaian BBM sampai Rp 11 triliun. Tentu saja ini membantu karena belakangan ini harga minyak sudah tinggi," kata Fahmi.

(lih/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads