Harga Sewa Perkantoran Naik 11%

Harga Sewa Perkantoran Naik 11%

- detikFinance
Senin, 28 Apr 2008 11:34 WIB
Harga Sewa Perkantoran Naik 11%
Jakarta - Harga sewa ruang perkantoran di Central Bussines District (CBD) di Jakarta pada triwulan I-2008 mengalami kenaikan 11,6% dari awal 2007. Kenaikan ini diprediksi akan terus terjadi seiring permintaan yang terus bertambah dan kebijakan kenaikan tarif dasar listrik.

Analisa Procon Indah menunjukkan, harga rata-rata sewa perkantoran di CBD utama seperti Sudirman, Rasuna Said dan Gatot Subroto pada triwulan pertama tahun ini menjadi Rp 150.800/m2/bulan atau ekuivalen US$ 16,36 dalam kurs Rp 9.217. Angka ini naik 0,9% dibadingkan triwulan terakhir 2007 yang sebesar Rp 149.400/m2/bulan.

Untuk kelas A, harganya kini naik menjadi Rp 178.800/m2/bulan, kelas B menjadi Rp 135.900/m2/bulan, dan kelas C kini menjadi Rp 120.100/m2/bulan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kenaikan ini tidak hanya terjadi pada biaya servis, tapi juga harga sewa dasar perkantoran," demikian hasil riset yang dipublikasikan di Gedung BEJ, Jakarta, Senin (28/4/2008).

Naiknya harga sewa dasar terutama pada gedung kantor yang dikarenakan masih tingginya tingkat hunia dan pre-commitment dari sejumlah penyewa.

Sementara kenaikan harga sewa kotor, selain karena permintaan yang tinggi juga penyesuaian biaya servis yang umumnya dilakukan pengelola gedung untuk mengantisipasi kenaikan TDL.

Procon juga menilai harga sewa perkantoran di CBD Jakarta akan tetap naik terutama di sejumlah gedung kantor yang ada atau baru beroperasi.

Demikian juga untuk harga penawaran ruang perkantoran strata-title yang relatif naik dibandingkan triwulan terakhir 2007. Seperti perkantoran strata-title di Sudirman-Thamrin yang berada di kisaran Rp 18 juta/m2, dan kawasan Kuningan sekitar Rp 12,9-20 juta/m2.

Pasokan


Sampai akhir Maret 2008, pasokan kumulatif ruang perkantoran di CBD Jakarta sedikit naik 4,4% dari triwulan terakhir 2007. Tambahan pasokan ini berasal dari beroperasinya 4 gedung baru yaitu gedung kantor Senayan City, Sentral Senayan 2, The East, dan strata-title di Mega Kuningan.

Dalam dua tahun mendatang, ruang perkantoran di CBD Jakarta akan bertambah 532.300 m2 menjadi 4,12 juta m2 pada 2009. Dimana pada 2008 rencananya akan masuk Menara BCA-Grand Indonesia, The Energy, City Tower, dan Bakrie Tower. Sedangkan sisanya pada 2009 adalah Sudirman Tower, Menara Cyber 2, dan gedung kantor Plaza Indonesia.

Sudirman Paling Diminati

Dari hasil risetnya, Procon juga menilai kawasan Sudirman merupakan kawasan yang paling diminati sebagai perkantoran CBD yang menyerap pasar sekitar 49%. Hal ini karena alamat Sudirman sudah lekat sebagai alamat paling prestisius sehingga sebagian perusahaan multinasional akan mencari lokasi bisnis dimulai dari Sudirman.

Selain itu, Sudirman dikenal sebagai pusat kawasan kegiatan perbankan dimana hampir seluruh perbankan dan perusahaan jasa keuangan asing berlokasi di sepanjang koridor Sudirman. Tambahannya, Sudirman memiliki akses yang bagus menuju tol dalam kota. (lih/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads