Gugus Tugas krisis pangan ini juga akan mendesak negara-negara donor memberikan bantuan dengan cepat dan sepenuhnya melalui World Food Programme (WFP). Dengan adanya lonjakan harga pangan, maka harus ada tambahan dana US$ 755 juta untuk program WFP.
Hal tersebut disampaikan Sekjen PBB Ban Ki-Moon usai pertemuan dengan 27 lembaga internasional kunci di Berne, Swiss, seperti dikutip dari AFP, Selasa (29/4/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami tidak dapat menyediakan makanan sampai ada uang tunai di tangan. Jadi, kita sekarang berada dalam waktu yang ketat untuk mendapatkan komitmen pendanaan secepat mungkin," ujarnya.
Ban juga menyebutkan, prioritas lain yang harus diberikan adalah memberikan dukungan kepada para petani untuk mengamankan suplai makanan kedepan. Namun dalam jangka panjang, ada kebutuhan untuk membahas masalah struktural dan kebijakan yang memberi andil dalam masalah krisis pangan saat ini.
"Untuk mengatasi masalah ini, kita telah sepakat untuk membentuk Gugus Tugas PBB untuk krisis pangan dunia yang akan saya pimpin dan mengajak serta para pimpinan lembaga dan institusi di seluruh dunia untuk membuat mekanisme kerjasama yang efektif dan terkoordinasi," pungkasnya.
(qom/ddn)











































