Menurut anggota DPR, harusnya yang lebih dulu berhemat adalah pemerintah dan bukan rakyat.
"Jadi perintahnya seharusnya meminta aparatur negara dan instansi pemerintah berhemat. Kalau perlu fasilitas negara dipotong, bukan rakyatnya yang harus ngirit," kata anggota DPR Yuddy Chrisnandi di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (2/5/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Politisi Golkar ini menilai Presiden tidak membuat terobosan baru, padahal seharusnya pemerintah membangun strategi berupa kebijakan nyata. "Apa yang disampaikan Presiden bukan solusi signifikan untuk mengatasi ancaman krisis energi dan pangan," kata anggota Komisi I DPR ini.
Yuddy juga membantah pidato SBY yang menyebut keberhasilan dalam hubungan diplomasi internasional, demokrasi, pemberantasan korupsi dan stabilitas nasional. "Kami memberi catatan bahwa hal-hal itu belum berhasil dilakukan oleh pemerintahan SBY," katanya.
(nal/ddn)











































