"Yang Jelas itu harus ditolak. Jangan sampai BBM harus naik lagi," kata pria yang akrab disapa Mbah Tardjo ini di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (6/5/2008).
Menurut dia, pemerintah harus mencari jalan keluar yang lain. "Mau dipotong anggaran atau yang lainnya tetapi jangan naik BBM. Kalau tidak bisa menghentikan, revolusi sosial saja kalau perlu," kata Soetardjo yang baru sembuh dari sakit itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau memang itu pilihan terakhir dan tidak bisa dihindari pemerintah harus membuat skenario yang tidak menimbulkan gejolak di masyarakat. Kalau masih bisa dicarikan solusi lain, jangan menaikkan dulu harga BBM," kata Muhaimin seraya wanti-wanti.
Solusi lainnya, menurut politisi PKB ini, bisa dengan menggeser subsidi dari yang tidak dibutuhkan atau efisiensi di sektor Pertamina dan PLN serta peningkatan penerimaan pajak. (aan/qom)










































