Kenaikan BI Rate 0,25% Belum Guncang Properti

Kenaikan BI Rate 0,25% Belum Guncang Properti

- detikFinance
Rabu, 07 Mei 2008 09:12 WIB
Kenaikan BI Rate 0,25% Belum Guncang Properti
Jakarta - Kenaikan BI Rate yang mencapai 25 basis poin tidak akan mengganggu sektor properti. Sektor properti justru diuntungkan dengan adanya limpahan dana dari pasar finansial yang melakukan spekulasi ke sektor ini.

Demikian disampaikan oleh pengamat properti Panangian Simanungkalit saat dihubungi detikFinance, Selasa malam (6/5/2008).

"Properti tidak akan terganggu dengan kenaikan 25 basis poin, justru diuntungkan adanya pelimpahan dari pasar finansial, dimana orang banyak berspekulasi di properti termasuk tanah. Ada pelimpahan dana dari sektor finansial ke sektor riil," ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bahkan ia yakin sektor properti akan terus menggeliat dan tumbuh pada tahun ini. Ia memperkirakan properti bisa tumbuh hingga 8% pada tahun 2008.

"Properti terguncang kalau BI Rate naik sampai 200 poin, atau mencapai rate 10%," ujarnya.

Dari segi kredit kepemilikan rumah (KPR), Panangian masih optimistis kalau properti akan terus berkibar. Selama ini, katanya banyak KPR yang menerapkan fix bunga dalam tempo hingga 3 tahun.
Β 
"Contoh Bank Niaga KPR hingga 3 tahun dengan bunga fix 8,8%. Artinya para bankir, khususnya asing melihat ekonomi Indonesia positif kedepannya, jadi ini hanya sementara, Bank Niaga kan Malaysia," ungkapnya.

"Bankir lokal sudah tidak bisa diandalkan lagi, sekarang ini Singapura dan Malaysia sudah menguasai bank-bank di Indonesia," tambahnya. (hen/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads