"Dengan pertolongan yang sepertinya bersifat sementara, kami memperkirakan harga-harga pangan akan tetap tinggi dalam waktu yang tidak dapat diperkirakan," kata Deputi I Managing Director IMF, John Lipsky seperti dikutip dari situs IMF, Jumat (9/5/2008).
"Respons suplai masih membutuhkan investasi baru dan juga reformasi kebijakan. Ini akan memerlukan waktu," imbuhnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lipsky juga memperingatkan bahwa tingginya inflasi di berbagai negara di dunia ini merefleksikan tingginya harga energi dan komoditas.
"Tingginya inflasi ini harus ditangani secara serius karena berpotensi menciptakan tantangan yang signifikan pada stabilitas ekonomi yang dapat menekan prospek pemulihan pertumbuhan ekonomi yang solid dan rendahnya inflasi yang sudah ditunjukkan awal tahun ini," ujarnya.
Ia meminta kepada pemerintah untuk mengambil langkah cepat dengan mendongkrak investasi energi, mengurangi subsidi biofuel dan memperbaiki kebijakan pangan.
Mengenai pengurangan subsidi biofuel yang ditujukan untuk merangsang produksi biofuel, Lipsky menekankan bahwa pengurangan proteksi dan subsidi itu dikhawatirkan bisa menyebabkan distorsi di bidang pangan, serta memicu efisiensi ekonomi. Β
(qom/ddn)











































