Harga Pangan akan Tetap Tinggi

Harga Pangan akan Tetap Tinggi

- detikFinance
Jumat, 09 Mei 2008 11:07 WIB
Harga Pangan akan Tetap Tinggi
Washington DC - Harga pangan akan tetap tinggi untuk beberapa waktu. Proses pemulihan sektor pertanian dengan investasi baru dan reformasi kebijakan masih membutuhkan waktu yang cukup lama.

"Dengan pertolongan yang sepertinya bersifat sementara, kami memperkirakan harga-harga pangan akan tetap tinggi dalam waktu yang tidak dapat diperkirakan," kata Deputi I Managing Director IMF, John Lipsky seperti dikutip dari situs IMF, Jumat (9/5/2008).

"Respons suplai masih membutuhkan investasi baru dan juga reformasi kebijakan. Ini akan memerlukan waktu," imbuhnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pertumbuhan permintaan baik untuk energi dan komoditas akan tetap tinggi, meski pertumbuhan ekonomi dunia melambat. Untuk itu, Lipsky meminta agar negara-negara di dunia mencermati kemungkinan terjadinya 'leher botol' untuk suplai komoditas, termasuk penanganan risiko inflasi.

Lipsky juga memperingatkan bahwa tingginya inflasi di berbagai negara di dunia ini merefleksikan tingginya harga energi dan komoditas.

"Tingginya inflasi ini harus ditangani secara serius karena berpotensi menciptakan tantangan yang signifikan pada stabilitas ekonomi yang dapat menekan prospek pemulihan pertumbuhan ekonomi yang solid dan rendahnya inflasi yang sudah ditunjukkan awal tahun ini," ujarnya.

Ia meminta kepada pemerintah untuk mengambil langkah cepat dengan mendongkrak investasi energi, mengurangi subsidi biofuel dan memperbaiki kebijakan pangan.

Mengenai pengurangan subsidi biofuel yang ditujukan untuk merangsang produksi biofuel, Lipsky menekankan bahwa pengurangan proteksi dan subsidi itu dikhawatirkan bisa menyebabkan distorsi di bidang pangan, serta memicu efisiensi ekonomi. Β 

(qom/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads