Industri China Rugi US$ 9,5 M Akibat Gempa

Industri China Rugi US$ 9,5 M Akibat Gempa

- detikFinance
Selasa, 20 Mei 2008 10:50 WIB
Industri China Rugi US$ 9,5 M Akibat Gempa
Jakarta - Belasan ribu perusahaan dan ribuan pekerja di propinsi Sichuan turut hancur akibat gempa dahsyat berskala 7,9 skala ritcher. Pemerintah China memprediksi, kerugiannya mencapai US$ 9,5 miliar.

Deputi Menteri Perindustrian China Xi Guohua menjelaskan, setidaknya ada 14.207 perusahaan yang berlokasi di propinsi Sichuan dan sekitarnya yang hancur dan 1.387 pekerjanya ikut tewas.

Secara keseluruhan gempa ini mengakibatkan lebih dari 71.000 orang meninggal, tertimbun atau hilang dan 220.000 lainnya dirawat. China pun menggelar tiga hari berkabung untuk para korban gempa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk pemulihannya, Xi menyatakan pemerintah China telah mengalokasikan US$ 150 juta sebagai anggarannya. Permintaan bahan baku material pun diperkirakan akan meningkat tajam untuk membangun kembali lokasi yang sudah hancur.

"Kebutuhan untuk membangun kembali wilayah ini akan sangat besar," kata analis DBS Helen Wang seperti dilansir bbc.news yang dikutip detikFinance, Selasa (20/5/2008).

Hingga saat ini, beberapa perusahaan bahan baku sudah ancang-ancang untuk memasok kebutuhan bahan baku yang besar tersebut.

Seperti pabrik semen China Anhui Conch yang akan menginvestasikan 5 miliar yuan untuk membangun 3 pabrik baru di Sichuan. Akibat rencana ini, saham Anhui Conch pun meningkat 17% pada minggu lalu.

Saham perusahaan semen lain yang ikut terkerek adalah Huaxin Cement dan Fujian Cement yang naik 10% pada Senin kemarin.

Sementara produsen mobil asal Jepang Toyota, yang memiliki perusahaan joint venture dengan perusahaan lokal FAW, sudah beroperasi kembali. Sebelumnya produksi pabrikan mereka sempat berhenti selama seminggu karena gempa yang sama. (lih/ary)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads