Tahun Kebangkitan Jamu di 2008

Tahun Kebangkitan Jamu di 2008

- detikFinance
Jumat, 23 Mei 2008 15:38 WIB
Jakarta - Bertepatan dengan 100 tahun hari kebangkitan nasional, tahun 2008 dicanangkan sebagai tahun kebangkitan produk jamu dalam negeri. Industri jamu memiliki potensi yang sangat besar setidaknya sudah tersebar di 20 negara di dunia.
Β 
Demikian disampaikan oleh Ketua Umum Gabungan Pengusaha Jamu dan Obat Tradisional Charles Saerang dalam acara konferensi pers di gedung Menko Perekonomian, Lapangan Banteng, Jakarta, Jumat (23/5/2008).
Β 
"Tahun lalu nilai produk jamu mencapai Rp 5 triliun, tahun 2008 ditargetkan mencapai Rp 7,2 triliun. Termasuk untuk ekspor bahan setengah jadi mencapai 2 triliun," katanya.
Β 
Potensi jamu sangat besar dalam pengembangannya. Indonesia setidaknya memiliki 1.000 jenis tanaman berkhasiat 300 jenis sudah bisa dimanfaatkan diantaranya untuk produk kosmetik, minuman, suplemen dan snack.
Β 
Sementara itu Wakil Ketua Kadin Rachmat Gobel mengatakan, dalam roadmap Kadin hingga 2010 omzet Industri jamu ditargetkan mencapai Rp 10 triliun.
Β 
"Dalam roadmap Kadin termasuk dalam produk berbasis budaya produk jamu diharapkan bisa mendorong pertumbuhan ekonomi 7% pada tahun 2010. Dari produk herbal di pasar dunia yang mencapai US$ 15 miliar dunia, kita hanya mencapai US$ 500-600 juta," tambah Rachmat.
Β 
Hingga kini setidaknya ada 15 juta pelaku usaha yang terlibat dalam bidang industri jamu termasuk pengusaha, pedagang dan lain-lain.
Β 
"Perlu adanya peranan dari atase perdagangan yang mendorong produk jamu, para negara lain justru memanfaatkan produk bahan baku jamu kita seperti India, kita harus bisa manfaatkan ini," jelas Charles
Β 
Sementara itu Deputi Menko Perekonomian bidang pertanian dan kelautan Bayu Krisnamurthi mengatakan untuk menambah nilai merek jamu sebagai produk milik bangsa Indonesia agar bisa memperkuat pemasaran jamu di dunia, pemerintah mencanangkan jamu sebagai brand Indonesia pada 4 Maret 2008.
Β 
"Jamu juga akan diusahakan untuk dapat diakui sebagai world heritage (warisan dunia) dari Unesco sebagai halnya batik, keris dan gamelan," ujar Bayu.
Β 
Bahkan untuk menyemarakkan pencanangkan ini pada tanggal 27-28 Mei 2008 akan digelas simposium temulawak di Bogor yang akan dihadiri 250 ahli. Juga pada tanggal yang sama akan di lakukan gelar kebangkitan jamu Indonesia yang akan dihadiri oleh Presiden SBY.
Β 

(hen/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads