Hal tersebut disampaikan Wakil Presiden Jusuf Kalla dalam jumpa pers di Istana Wapres, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Jumat (23/5/2008).
Menurut Kalla harga minyak mentah di pasar internasional itu ada batasnya. Sehingga tidak mungkin sampai tinggi sekali.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kalla.
Kalla menjelaskan, pemerintah tidak bisa memprediksi kondisi ekonomi dunia. Namun pemerintah harus menyesuaikan kenaikan harga minyak dengan kebijakan yang tepat agar ekonomi tetap sehat.
"Kita tidak bisa katakan apakah hanya ini atau bagaimana. Itu suatu hal yang
tidak bisa diprediksi dan tidak ada jaminannya. Karena risiko ekonomi harus
disebar kepada yang mampu," ujar Kalla.
Kalla kembali menjamin kebijakan apapun tidak akan merugikan rakyat kecil.
"Itu yang kita jamin karena siapa yang menduga kalau US$ 200 bagaiman? Tidak
mungkin tanpa suatu kebijakan lagi. Tapi kemungkinan turun juga ada," imbuh
Kalla. (mly/ddn)










































