Disparitas Harga BBM Dalam dan Luar Negeri Masih Tinggi

Disparitas Harga BBM Dalam dan Luar Negeri Masih Tinggi

- detikFinance
Jumat, 23 Mei 2008 22:58 WIB
Disparitas Harga BBM Dalam dan Luar Negeri Masih Tinggi
Jakarta - Harga BBM dalam negeri sudah dinaikkan pemerintah rata-rata 28,7 persen. Namun perbedaan dengan harga minyak di pasar internasional masih tinggi.

Menurut Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro harga premium di pasar internasional kini bertengger di level Rp 9.000 per liter dengan demikian harga baru premium di dalam negeri masih lebih murah Rp 3.000 dari pasar internasional.

"Untuk premium harga pasar Rp 9.000 sekarang berarti disparitasnya Rp 3.000 nah itu yang harus ditanggung pemerintah," ujarnya di Gedung Depkeu, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Jumat (23/5/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pemerintah mulai pukul 00.00 memberlakukan harga baru BBM bersubsidi yakni Rp 6.000 per liter untuk premium, Rp 5.500 untuk solar, dan Rp 2.500 untuk minyak tanah.

Perbedaan harga paling tinggi terjadi di minyak tanah paling tinggi sebesar Rp 6.500 per liter, dan solar 3.500 per liter.

Harga BBM di Indonesia menurut Purnomo merupakan yang paling rendah di kawasan Asia bahkan lebih rendah dari Timor Timur, Kamboja dan Bangladesh.

"Bahkan setelah BBM naik 28,7 persen, harga BBM kita masih lebih rendah dari Timor Timur, Filipina, Thailand dan Singapura," ujar Purnomo.

Konsumsi BBM selama tahun ini sebesar 17 juta kiloliter untuk premium, 7 juta kiloliter untuk minyak tanah dan 11 juta kiloliter untuk solar. (ddn/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads