Menurut Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro harga premium di pasar internasional kini bertengger di level Rp 9.000 per liter dengan demikian harga baru premium di dalam negeri masih lebih murah Rp 3.000 dari pasar internasional.
"Untuk premium harga pasar Rp 9.000 sekarang berarti disparitasnya Rp 3.000 nah itu yang harus ditanggung pemerintah," ujarnya di Gedung Depkeu, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Jumat (23/5/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perbedaan harga paling tinggi terjadi di minyak tanah paling tinggi sebesar Rp 6.500 per liter, dan solar 3.500 per liter.
Harga BBM di Indonesia menurut Purnomo merupakan yang paling rendah di kawasan Asia bahkan lebih rendah dari Timor Timur, Kamboja dan Bangladesh.
"Bahkan setelah BBM naik 28,7 persen, harga BBM kita masih lebih rendah dari Timor Timur, Filipina, Thailand dan Singapura," ujar Purnomo.
Konsumsi BBM selama tahun ini sebesar 17 juta kiloliter untuk premium, 7 juta kiloliter untuk minyak tanah dan 11 juta kiloliter untuk solar. (ddn/ir)











































