Kondisi ini membuat sejumlah ibu rumah tangga kebingungan dan panik. Sebab berbagai kegiatan, khususnya memasak, menjadi tidak bisa dilakukan. Apalagi bagi mereka yang mempunyai anak balita.
"Duh, mau bikin bubur buat anak jadi nggak bisa nih," ujar Mela, warga Perumahan Persada Depok, Jl Raya Tapos, Cimpaeun, Cimanggis, Depok, kepada detikFinance, Senin (26/5/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya sudah meminta pembantu cari ke warung hingga minimarket, tapi katanya kosong. Saya sekarang sedang meminta bantuan tukan ojek nyari ke tempat lainnya, ya mudah-mudahan saja ada," ujar ibu muda ini harap-harap cemas.
Untuk mengatasi kondisi darurat ini, Mela terpaksa menumpang memasak di rumah tetangganya. "Sekadar memasak bubur saja untuk anak saya yang kecil," ujarnya.
Kelangkaan elpiji ini menurut Pertamina sebelumnya disebabkan karena belum pulihnya produksi di kilang Balongan, setelah sebelumnya dirawat selama 3 minggu. Produksi di kilang Balongan baru akan dimulai pada 27-28 Mei.
Bukan tidak mungkin, Mela hanya salah satu dari sekian banyak kaum ibu yang kebingunan akan kondisi ini. Minyak tanah langka, elpiji pun sulit didapat. Duh!
(djo/qom)










































