Listrik Jawa Bali Defisit Lagi

Listrik Jawa Bali Defisit Lagi

- detikFinance
Selasa, 27 Mei 2008 19:08 WIB
Listrik Jawa Bali Defisit Lagi
Jakarta - Pasokan listrik untuk Jawa Bali kembali defisit sebesar 900 MW dalam dua hari terakhir. Akibatnya, terjadi pemadaman di beberapa daerah. Bahkan gedung kantor pusat Pertamina pun sempat mengalami mati listrik selama kurang lebih 3 jam pada siang tadi.

Hal ini diakui Direktur Pembangkitan Regional Jawa Bali PLN Murtaqi Syamsudin dalam pesan singkatnya kepada detikFinance, Senin (27/5/2008).

"Memang terjadi kekurangan pasokan 2 hari ini pada sistem Jawa bali sekitar 900 MW
karena beberapa hal," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sedikitnya ada 3 faktor yang menyebabkan pasokan listrik di Jawa Bali kembali terganggu.
  1. Pasokan BBM untuk pembangkit Tambak Lorok, Grati dan Muara Tawar terganggu. Dalam rapat yang berlangsung tadi siang antara PLN dan Pertamina disepakati untuk mengatasi secepat mungkin masalah ini.
  2. Ada derating atau penurunan kemampuan sementara pada pembangkit Suralaya Unit 6 dan Unit 7 sebesar 400 MW.
  3. Ada kenaikan beban karena banyak pelanggan bisnis dan industri yang mengalihkan pasokan ke PLN.

Banyaknya industri yang beralih ini disebabkan karena kenaikan harga BBM belakangan ini. Industri memang tidak lagi menikmati subsidi sehingga harus membeli BBM sesuai harga pasar.

"Padahal PLN telah menerapkan pembatasan pemakaian beban puncak dengan skema Dayamax. Tapi pemakaian tetap meningkat," katanya. (lih/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads