"Akan terjadi kenaikan inflasi 2% karena ada kenaikan BBM. Hampir mirip kejadian 2005 saat itu juga sekitar 2,1%, Juni tembus diatas 10 %," kata Indef Iman Sugema di gedung DPR RI Jakarta, Senin (2/6/2008).
BPS akan mengumumkan angka inflasinya siang ini. Namun sejumlah kalangan sudah memrediksi inflasi akan semakin meningkat setelah kenaikan harga BBM 28,7% pada 24 Mei 2008.
"Hasil survei kita sebelum dampak kenaikan BBM, namun karena dipolemikan sejak lama maka sudah ada pengaruhnya tapi mungkin di bawah 1%, karena dipolemikan maka ada dampaknya setelah naik dampak lagi, jadi double," imbuhnya.
Iman menambahkan, daya beli masyarakat akan semakin tergerus terutama dari kalangan masyarakt miskin yang 70% pengeluarannya untuk bahan makanan.
"Sudah tiga tahun terakhir inflasi makanan dua kali lipat, yang paling menderita kelompok termiskin akibatnya tingkat kemiskinan sulit untuk diturunkan," jelasnya.
Sementara itu Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, inflasi hingga akhir tahun 2008 akan mencapai 12%. Diantaranya 1,16% disumbang dari pergerakan rupiah, sedangkan faktor lainnya dipacu oleh dampak kenaikan BBM dan inflasi inti.
"Tren inflasi tahun 2008 akan terjadi 12 % hingga akhir tahun," ujar Sri Mulyani. (hen/qom)











































