"Untuk pembangunan kilang ini sedang dibahas untuk diberikan tax holiday ,mudah-mudahan bulan ini bisa keluar. Yang pasti di tingkatan Departemen kami sudah membahasnya dan kami mendukung," kata Dirjen Migas Luluk Sumiarso di Gedung ESDM, Jakarta, Rabu (4/6/2008).
Ia menjelaskan, insentif yang diberikan pemerintah antara lain berupa kemudahan pajak jika berinvestasi membangun kilang di Indonesia.
Seperti diketahui, hampir sepertiga kebutuhan BBM nasional diimpor karena kemampuan kilang mengolah minyak mentah terbatas.
"Dengan punya kilang sendiri, maka ketahanan BBM kita bisa bagus, karena kita tidak tergantung pada impor," katanya.
Apalagi jika melihat pertumbuhan perdagangan minyak dan BBM di Singapura, terlihat bahwa bisnis tersebut sangatlah menarik.
"Tapi kenapa di Indonesia kurang atraktif? Berarti kan ada yang kurang. Makanya kita lihat cost structure-nya. Katanya kalau disana (Singapura) ada insentif-insentifnya," ujarnya. (lih/qom)











































