Suap di Bea Cukai, Yang Salah Pejabat dan Pengusaha

Suap di Bea Cukai, Yang Salah Pejabat dan Pengusaha

- detikFinance
Senin, 09 Jun 2008 15:54 WIB
Suap di Bea Cukai, Yang Salah Pejabat dan Pengusaha
Jakarta - Inspeksi mendadak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kantor Pelayanan Umum Bea Cukai Tanjung Priok menguak bukti kelemahan kedua belah pihak, yakni pengusaha dan pejabat negara bersalah.

Wapres Jusuf Kalla menilai selama ini hanya pejabat Bea Cukai yang dianggap bersalah, padahal pengusaha yang menyogok aparat pun harus disalahkan juga.

"Padahal yang sogok pengusaha, pejabat yang terima. Dua-duanya salah," kata Ketua Umum Partai Golkar ini saat memberikan sambutan Orientasi Fungsionaris Pengusaha dan wirausaha pemuda Indonesia di Hotel Nikko, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Senin (9/6/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Kalla, pejabat bersalah karena menerima suap. Sementara pengusaha menyuap petugas Bea Cukai karena tidak ingin antre untuk keperluan dokumentasi produk impor dan ekspornya.

"Balik lagi ke pengusaha. Itu kan karena dia tidak mau antre, maunya cepatnya saja. Dia Bea Cukai karena sogok pengusaha, tidak mau barangnya diperiksa," tandas Kalla. (mly/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads