"Iran mau investasi pulp karena kebutuhan kertasnya tinggi, bangun pabriknya disini lalu dijual ke negaranya. Orientasinya untuk diekspor," kata Direktur Kerjasama Bilateral II Departemen Perdagangan Herliza di acara joint commision RI-Iran di Hotel Four Season, Jakarta, Rabu (11/6/2008).
Namun Herliza mengungkapkan itu masih sebatas niat belum membahas soal angka investasi. "Rencananya joint venture, karena disini sudah tidak masalah kalau saham asing 95%," ungkapnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam pertemuan komisi bersama Indonesia -Iran ini Kadin membahas rencana aksi MOU, sebagai tindak lanjut MoU on energy cooperation yang ditandatangani 10 Mei 2006 yang ditandatangani Presiden Iran saat berkunjung ke Indonesia. (arn/qom)











































