"Mendahului sinyal-sinyal harga untuk konsumen misalnya dengan mengurangi subsidi, dan disaat yang sama memberikan dukungan kepada masyarakat miskin juga penting," demikian pernyataan bersama para menteri keuangan G8 usai pertemuan yang berlangsung di Osaka, seperti dikutip dari AFP, Sabtu (14/6/2008).
G8 juga memberikan perhatian pada tingginya harga minyak mentah dan pangan yang dikhawatirkan akan memberikan tantangan serius pada stabilitas pertumbuhan diseluruh dunia. Bahkan bisa saja hal itu bisa memperburuk kemiskinan, melonjakkan inflasi dunia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski menilai dunia masih akan terus menghadapi ketidakpastian, namun G8 masih yakin baik perekonomian negara berkembang ataupun negara kaya akan tetap tangguh untuk jangkapanjang.
G8 juga melihat kondisi pasar finansial sudah semakin membaik dalam beberapa bulan terakhir setelah didera badai krisis subprime mortgage. Namun tantangan masih akan dihadapi oleh sektor kredit.
"Kondisi pasar finansial telah membaik dalam beberapa bulan. Langkah-langkah penting yang telah diambil oleh Bank Sentrla telah menukung berfungsinya pasar lebih baik," demikian pernyataan G8. (qom/qom)











































