Daerah akan diminta untuk turut serta membantu pemerintah pusat dalam menanggung subsidi anggaran yang saat ini cukup besar karena kenaikan harga minyak dan pangan dunia.
Kepala Badan Kebijakan Fiskal Depkeu Anggito Abimanyu mengatakan pemerintah tengah menyiapkan reforumulasi penghitungan DAU untuk daerah pada APBN 2009.
"Intinya kita ingin daerah itu bersama dengan pusat membagi beban dalam arti, anda tahu kalau harga minyak tinggi perhitungan DAU-nya juga naik. kalau harga minyak asumsinya tinggi, otomatis DAU-nya akan besar," tuturnya di gedung DPR, Rabu malam (18/6/2008).
Oleh karena itu disaat harga minyak menjulang tinggi pada saat ini cara yang dilakukan pemerintah adalah mendorong daerah untuk melakukan penghematan konsumsi BBM subsidi dengan memasukkan beban subsidi daerah dalam perhitungan DAU.
"Ketika harga minyak tinggi, kalau bisa DAU-nya dikasih cap maksimum, jadi caranya sekarang adalah supaya ada policy yang jelas, beban subsidi itu merupakan bagian dari rumusan DAU. Persisnya akan diusulkan di nota keuangan, nanti akan anda lihat formulasinya seperti apa," urainya.
Anggito mengatakan secara tidak langsung dengan perhitungan DAU yang baru ini daerah diminta ikut menanggung subsidi pemerintah pusat. "Jadi dia juga secara tidak langsung ingin supaya subsidinya turun, kalau subsidi turun DAU-nya akan naik," jelasnya.
Dengan penerapan perhitungan baru ini juga daerah didorong untuk mempunyai rasa memiliki terhadap beban pemerintah. "Jadi nanti bisa dilihat DAU-nya akan tinggi kalau subsidinya rendah," imbuhnya. (dnl/ir)











































