Teguran itu disampaikan di sela peresmian pembukaan Munas V Himpunan Kawasan Industri (HKI) Indonesia, di Istana Negara, Jakarta, Kamis (19/6/2008).
"Saya tidak senang BKPM tidak engaged di sini. Tolong sampaikan pada Saudara Lutfi nanti!" tegas presiden.
Sebelumnya SBY sempat menanyakan posisi M. Lutfi yang tidak dilihatnya ada di ruang acara. Oleh ajudan disampaikan bahwa saat ini Kepala BKPM sedang berada di AS untuk kunjungan kerja.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Masalah luar negeri penting, tapi dalam negeri juga penting!" tandas SBY.
Meski hanya peresmian pembukaan munas, Presiden secara khusus memang meminta sejumlah pejabat terkait hadir. Sebab ada keluhan pengusaha yang harus dijawab langsung oleh menteri selaku pengembang dan pelaksana kebijakan di lapangan.
Benar saja, seusai berpidato presiden minta para menteri maju satu persatu menjawab masalah yang dipersoalkan pihak pengusaha kawasan industri. Mulai ketersediaan sarana pelabuhan oleh Menhub Jusman Syafii Djamal, perbaikan jalan raya oleh Menteri PU Djoko Kirmanto, pungli aparat oleh Menkeu Sri Mulyani dan penanganan preman oleh Kapolri Sutanto.
(lh/qom)











































