Hal ini dikatakan oleh Menneg PPN/Kepala Bappenas Paskah Suzetta saat ditemui di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (26/6/2008).
"Asumsi ICP di APBN 2009 sampai dengan US$120 per barel dengan kecenderungan harga minyak yang naik terus masih belum membuat APBN kita aman," tuturnya.
Bahkan dikatakan Paskah, meskipun dalam APBN itu diberikan bantalan atau cadangan risiko fiskal sampai dengan ICP US$130 per barel, APBN pun masih belum aman.
"Bappenas tidak bisa menentukan risiko pemerintah setiap menaikkan asumsi harga pendapatan juga harus bertambah bagi hasil ke daerah juga bertambah, itu yang dilematis," katanya.
Dalam asumsi APBN 2009 berdasarkan kesepakatan panja Panitia Anggaran DPR disepakati asumsi ICP sebesar US$95-120 per barel, namun pemerintah diberikan cadangan risiko fiskal maksimum hingga ICP US$ 130 per barel.
(dnl/qom)











































