Tingkat kepuasan terendah adalah dalam mengatasi masalah ekonomi yaitu hanya 18,9%.
Sementara tingkat kepuasan tertinggi adalah dalam mengatasi masalah keamanan sebanyak 49,2%. Disusul penanganan masalah politik sebesar 43,3%, masalah sosial 41% dan masalah hukum 44,8%.
Demikian disampaikan Direktur Eksekutif Indo Barometer Qodari dalam memaparkan hasil survei evaluasi publik satu bulan kenaikan BBM di hotel Altit Century Park, Senayan, Jakarta, Minggu (29/6/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun kenaikan harga BBM pada Mei 2008 lalu ternyata telah memberikan dampak sangat buruk terhadap kepuasan kinerja dan elektabilitas SBY yang menurun hampir 20% dari 55,6% pada Desember 2007 menjadi 36,5% pada Juni 2008.
"Tentu ada beberapa variabel lain dalam masa enam bulan, namun dapat dikatakan kenaikan harga BBM merupakan variabel terpenting," ujar Qodari.
Qodari menjelaskan survei ini dilakukan pada 1.200 responden di 33 provinsi yang berlangsung 5-16 Juni 2008 atau sebulan setelah kenaiakan BBM pada bulan Mei lalu. Survei ini memiliki margin of error sebesar 3% pada tingkat kepercayaan 95%. (arn/lih)











































