Hal ini ia ungkapkan dalam silaturahim dengan peserta Musyawarah Kubro Jam'iyyah Ahlith Thoriqoh di Gedung Serba Guna Asrama Haji Pondok Gede, di Jakarta, Senin (30/6/2008).
"Terus terang saya sedih dan cemas pikirkan nasib dunia dan bangsa kita. Barangkali ada 10 SBY pun nggak ada yang bisa menahan harga minyak di atas USD 143," ujar SBY.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara di dalam negeri, masih ada saja sebagian kalanganm yang tidak menyadari bahwa krisis energi adalah masalah global. Bukannya melakukan langkah konkrit untuk membantu kesulitan masyarakat miskin, tapi mereka malah sibuk mencari-cari kesalahan lainnya.
"Mari selesaikan masalah. Jangan kita saling tuding sana sini. Jangan terlalu banyak bicara, tapi kerja. Mengurangi kemiskinan bukan buka teriak-teriak ke sana ke mari tapi tidak melakukan apa-apa. Mari lakukan kerja nyata yang hasilnya bisa dirasakakan rakyat," seru presiden. (lh/fay)











































