PLN Minta Tambahan Subsidi Rp 20 Triliun

PLN Minta Tambahan Subsidi Rp 20 Triliun

- detikFinance
Rabu, 09 Jul 2008 14:15 WIB
PLN Minta Tambahan Subsidi Rp 20 Triliun
Jakarta - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) persero akan mengajukan revisi anggaran tahun 2008. PLN mengajukan tambahan subsidi sekitar Rp 20 triliun.

Tambahan subsidi itu terkait adanya revisi harga minyak mentah Indonesia (ICP) dan harga batubara.

Demikian disampaikan Komisaris Utama PLN Al Hilal Hamdi usai rapat dengar pendapat dengan Komisi VII DPR, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (9/7/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

PLN akan menaikkan asumsi ICP yang saat ini US$ 120 per barel menjadi US$ 130 per barel.

"Dengan ICP yang US$ 130 subsidinya bisa sampai Rp 80 triliun, kalau yang sekarang kan sekitar Rp 60 triliunan," ujarnya.

Meski ada kenaikan harga ICP, PLN tetap akan berupaya mempertahankan kuota BBM yang dialokasikan sekitar 9,1 juta kiloliter tahun ini.

Padahal konsumsi BBM Pertamina dalam paruh pertama 2008 ini sudah melampaui 50 persen dari kuota BBM tersebut. "Tapi angkanya saya lupa," ujarnya.

Al Hilal optimistis PLN masih bisa memenuhi kuota 9,1 juta kiloliter itu dengan menambah pasokan gas sebagai pengganti pembangkit BBM.

Antara lain pasokan gas untuk pembangkit listrik Muara Tawar yang akan ditambah dari 200 juta kaki kubik per hari menjadi 320 juta kaki kubik per hari pada bulan Juli atau Agustus ini.

Selain harga minyak, kenaikan harga batubara juga akan mempengaruhi subsidi bagi PLN. Namun dia belum memastikan berapa perubahan harga batubara.
(ddn/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads