Pemerintah Tidak Mau Paksakan Privatisasi 3 BUMN di 2008

Pemerintah Tidak Mau Paksakan Privatisasi 3 BUMN di 2008

- detikFinance
Jumat, 11 Jul 2008 08:40 WIB
Pemerintah Tidak Mau Paksakan Privatisasi 3 BUMN di 2008
Jakarta - Meski sudah mengantongi izin dari DPR, pemerintah tidak akan memaksakan tiga BUMN karya untuk melakukan privatisasi di tahun ini. Kondisi pasar yang buruk menjadi pertimbangannya.

Ketiga BUMN itu adalah PT Pembangunan Perumahan melalui IPO (Initial Public Offering), PT Waskita Karya melalui IPO dan PT Adhi Karya Tbk melalui rights issue.

Hal ini dikatakan oleh Menneg BUMN Sofyan Djalil ketika ditemui usai rapat dengan Komisi VI DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis malam (10/7/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tidak bisalah dilakukan sekarang, harga saham lagi buruk sekali," tandasnya.

Sofyan mencontohkan untuk rencana rights issue Adhi Karya, menurut Sofyan jika  harus digelar tahun ini maka hasil yang diraih tidak akan optimal.

"Tidak harus tahun ini karena dengan harga (saham) sekarang Adhi Karya cuma Rp 600 perak harganya, kalau kita jual itu tidak dapat apa-apa kita. Untuk Adhi Karya ya kalau bisa akhir tahun ini, kalau tidak bisa ya tahun depan," tuturnya.

Sofyan mengaku lebih mengutamakan terlaksananya IPO PTPN III, PTPN IV dan PTPN VIII serta PT Krakatau Steel dengan kondisi pasar saat ini.

"Dengan kondisi pasar sekarang privatisasi BUMN Karya tidak bisa dilakukan, tapi sebenarnya yang lebih penting sekarang ini adalah PTPN III, IV, VII dan Krakatau Steel, karena jauh lebih mudah karena kondisi pasar yang bagus saat ini adalah perkebunan," paparnya.
(dnl/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads