"Secara alamiah, perusahaan di Indonesia selalu berhubungan dengan risiko namun kami masih tetap optimistis dan berkomitmen," ujar Direktur Eksekutif Keuangan dan Pemasaran United Plantations, Martin Bek-Nielsen seperti dikutip dari The Star, Senin (14/7/2008).
United Plantations kini merupakan satu dari sekian banyak perusahaan perkebunan yang sukses di Malaysia. Perusahaan yang dimiliki oleh bersaudara Bek-Nielsen itu kini memiliki 40.000 hektar kebun sawit siap panen dan kebun kelapa di Perak, Malaysia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Martin, pihaknya juga sedang membangun pabrik pengolahan sawit di Indonesia, yang diharapkan bisa beroperasi pada September atau Oktober 2009.
Di Malaysia, United Plantations mengakui tengah menghadapi tantangan yang berat di tahun 2008 ini seiring naiknya harga pupuk dan juga naiknya pajak windfall atas CPO. Namun kinerja yang gemilang diharapkan tetap terukir berkat terus naiknya harga CPO.
Per 31 Desember 2007, United Plantations berhasil mencatat laba bersih sebesar 179,4 juta Ringgit, dengan pendapatan 674 juta Ringgit.
(qom/ir)










































