Pada penutupan perdagangan di New York Selasa waktu AS (15/7/2008) harga minyak jenis light sweet untuk pengiriman Agustus turun US$ 6,44 menjadi US$ 138,74. Penurunan hingga US$ 6 dalam satu sesi itu merupakan penurunan yang tajam sejak Januari 1991.
Sedangkan harga minyak di London jenis Brent North Sea turun US$ 5,17 ke posisi US$ 138,75 per barel.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Prediksi dari Ben Bernanke yang suram terhadap perekonomian AS dan perkiraan turunnya permintaan minyak oleh OPEC menjadi faktor turunnya harga minyak yang cukup dalam," kata Al Goldman, analis dari Wachovia Securities seperti dilansir dari AFP, Rabu (16/7/2008).
Para pelaku pasar melihat kemungkinan perlambatan ekonomi AS ini akan berjalan dalam jangka waktu panjang, yang jika ini terjadi bisa berpengaruh pada konsumsi minyaknya. Padahal konsumsi minyak AS menyerap 20% dari produksi dunia.
Perusahaan kartu kredit terbesar dunia, Mastercard pada Selasa (15/7/2008) juga mengumumkan adanya penurunan pembelian BBM di AS pada pekan lalu yang merupakan penurunan ke-11 setiap pekannya. Padahal di AS saat ini sedang dalam masa puncak libur musim panas yang biasanya akan membuat belanja BBM meningkat.
(ir/ir)











































