APBNP 2008 Melonjak Jadi Rp 1.097 Triliun

APBNP 2008 Melonjak Jadi Rp 1.097 Triliun

- detikFinance
Kamis, 17 Jul 2008 16:51 WIB
APBNP 2008 Melonjak Jadi Rp 1.097 Triliun
Jakarta - Anggaran belanja pemerintah pada APBN-P 2008 melonjak menjadi Rp 1.097,6 triliun atau bertambah Rp 108,1 triliun akibat kenaikkan harga minyak dan inflasi yang terjadi pada tahun ini.

Hal ini dikatakan oleh Menteri Keuangan sekaligus Menko Perekonomian Sri Mulyani dalam rapat dengan Panitia Anggaran DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (17/7/2008).

"Perubahan harga minyak dan inflasi yang sangat signifikan menyebabkan subsidi dan beban utang kita pada APBN-P 2008 berubah," jelasnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sri Mulyani menuturkan, untuk beban utang pada APBN-P bertambah Rp 2,2 triliun, dari Rp 94,8 triliun menjadi Rp 97 triliun. Kemudian untuk subsidi BBM bertambah drastis sebanyak Rp 53,5 triliun, dari Rp 126,8 triliun menjadi Rp 180.3 triliun.

"Untuk subsidi listrik juga ada tambahan Rp 28,1 triliun, dari Rp 60,3 triliun menjadi Rp 88,4 triliun, subsidi pupuk juga bertambah Rp 7,4 triliun, dari Rp 7,8 triliun menjadi Rp 15,2 triliun. Lalu untuk subsidi raskin bertambah Rp 3,4 triliun, dari Rp 8,6 triliun menjadi Rp 12 triliun," tuturnya.

Sri Mulyani menjelaskan pemerintah memahami situasi saat ini sangat dinamis dan APBN-P tidak bisa mengelola seluruh situasi ekonomi yang terjadi. Ini juga yang membuat pemerintah meminta persetujuan DPR untuk menambahkan cadangan fiskal sebesar Rp 2 triliun agar APBN-P bisa menahan laju lonjakan harga minyak hingga US$ 150 per barel. (dnl/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads