Qantas PHK 1.500 Karyawan

Qantas PHK 1.500 Karyawan

- detikFinance
Jumat, 18 Jul 2008 12:05 WIB
Qantas PHK 1.500 Karyawan
Jakarta - Maskapai penerbangan Australia, Qantas akan mem-PHK 1.500 karyawannya di seluruh dunia mulai Desember 2008. Langkah itu dilakukan menyusul efisiensi di tengah lonjakan harga minyak dan pasar yang makin kompetitif.

Qantas juga membatalkan rencana untuk menyewa 1.200 pegawai dan memangkas proyeksi kapasitas pertumbuhan untuk 2008-2009 dari 8% menjadi 0%. Qantas juga akan mempensiunkan 22 pesawatnya yang sudah uzur.

"Karyawan yang akan dikurangi terutama untuk area non operasional, meski sejumlah posisi di divisi operasional juga akan dikurangi. Lebih dari 20% dari manajemen kami dan pendukung kantor pusat juga akan dikurangi," ujar Chief Executive Qantas, Geoff Dixon seperti dikutip dari AFP, Jumat (18/7/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dixon menambahkan, industri penerbangan di seluruh dunia kini sedang menghadapi masa-masa sulit sehubungan dengan gejolak harga minyak mentah yang sempat menembus US$ 147 per barel.

Langkah ini diharapkan bisa melindungi posisi daya saing Qantas. Dixon berharap perusahaan dan juga 36.000 karyawan bisa membuat pertumbuhan laba di masa mendatang disaat kondisi sudah membaik.

Pemangkasan karyawan termasuk juga 99 pekerja call center di London dan Tucson. Sementara selain mengistirahatkan pesawat tuanya, Qantas akan menggunakan pesawat baru yang lebih hemat bahan bakar seperti Airbus A380 dan Boeing B787.

Bahan bakar mengambil porsi 35% dari belanja maskapai. Qantas memperkirakan biaya bahan bakarnya akan naik lebih dari US$ 2 miliar selama 2008-2009. (qom/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads